https://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/issue/feedInsanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-05-17T20:08:17+07:00Zakir Burhandidieredot15@gmail.comOpen Journal SystemsINSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAThttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/183Bangun Mimpi Tanpa Narkoba: Gerakan Penyuluhan Interaktif di Lingkungan SMP Negeri 22 Samarinda2026-04-11T19:33:49+07:00Hanafirdana Hanafirdanabbychxyy@gmail.comStefani Natali Risannandastefanyyynath@gmail.comReza Hasanahrezahsnh130@gmail.comNur Aripkahnuraripkah@fh.unmul.ac.id<p>Permasalahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja di Indonesia terus menjadi isu serius yang membutuhkan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kegiatan penyuluhan interaktif sebagai upaya preventif pada siswa SMP Negeri 22 Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan simulasi menolak narkoba, yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang bahaya narkoba dari sudut pandang kesehatan, hukum, dan sosial, serta kemampuan mereka dalam menolak pengaruh negatif lingkungan. Temuan ini mempertegas pentingnya intervensi edukatif yang berkelanjutan dan partisipatif dalam membangun ketahanan diri remaja terhadap ancaman narkoba. Dengan demikian, model penyuluhan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara luas sebagai strategi pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.</p>2026-04-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hanafirdana, Stefani Natali Risannanda, Reza Hasanah, Nur Aripkahhttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/228Literasi Keuangan, Inovatif, Kreatif Melalui Digital Marketing Desa Padarek Majalengka2026-04-19T13:25:43+07:00Micki Watulandimicki.watulandi@uniku.ac.idJanuar Habibi Masharmashar@gmail.comQona’an El HasanHasan@gmail.comSalwa Ghina ZahiraZahira@gmail.comTyas Fitria AnastasyaAnastasya@gmail.com<p>Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Padarek, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, dengan fokus pada peningkatan literasi hukum dan keuangan masyarakat desa. Kegiatan ini menitikberatkan pada dua isu utama, yaitu kewaspadaan terhadap bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan pentingnya legalitas usaha melalui pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) pada sistem Online Single Submission (OSS). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, tanya jawab, diskusi interaktif, dan studi kasus, dengan pendekatan partisipatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Kegiatan yang diikuti oleh 15 peserta, terdiri dari warga dan pelaku UMKM, dilaksanakan pada 12 Agustus 2024 di Balai Desa Padarek. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai ciri-ciri pinjol ilegal, strategi pencegahan, serta tahapan pendaftaran NIB secara daring dan gratis. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran hukum, keuangan, dan digital, yang diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi desa secara berkelanjutan.</p>2026-04-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Micki Watulandi, Januar Habibi Mashar, Qona’an El Hasan, Salwa Ghina Zahira, Tyas Fitria Anastasyahttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/231Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah Dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Desa Karangpule Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga2026-04-19T11:16:27+07:00Nur Anwar Muqhitsanwarnakswisadra@gmail.comDiantikasari Agrianingsihdtika5427@gmail.comZahrotul Karimahzkarimah6@gmail.comLuluul Hudzaifahluluulhudzaifah01@gmail.comMizania Rahma Adillamizaniarahma@gmail.comAtik Sulistiawatiatiksulistiya4@gmail.comEli Rahmawatirahmawatieli908@gmail.comMuhammad Bagas Adi Nugrohoadinugrohobagas805@gmail.comErina Khotimatun Nisaerinakhotimatunnisa16@gmail.comIrma Dwi Tantriirmadwi2019@uinsaizu.ac.id<p>Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang berdampak hingga tingkat pedesaan. Di Desa Karangpule, sampah rumah tangga menjadi sumber utama yang memerlukan pengelolaan efektif dan berkelanjutan. Desa telah menerapkan sistem bank sampah dengan iuran Rp20.000 per bulan dan pengambilan dua kali seminggu sebagai bentuk kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala. Sampah yang dikumpulkan sebagian besar hanya dipindahkan ke lahan kosong tanpa proses pemilahan dan pengolahan optimal. Pola ini masih bersifat linear yang dimulai dari proses kumpulkan, angkut, buang sehingga belum mencerminkan prinsip pengelolaan sirkular. Mahasiswa KKN Kelompok 23 melakukan pendampingan menggunakan pendekatan <em>Asset Based Community Development</em> (ABCD) yang menekankan penguatan aset lokal. Budaya gotong royong, peran aktif PKK, dan dukungan pemerintah desa menjadi modal utama. Program difokuskan pada edukasi pemilahan sampah sejak rumah tangga. Sampah organik diarahkan untuk diolah menjadi produk seperti lilin dan pengharum ruangan, sedangkan sampah nonorganik dipilah agar bernilai jual atau diolah menjadi kerajinan. Integrasi bank sampah dan pendekatan ABCD diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan berbasis komunitas yang lebih partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.</p>2026-04-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nur Anwar Muqhits, Diantikasari Agrianingsih, Zahrotul Karimah, Luluul Hudzaifah, Mizania Rahma Adilla, Atik Sulistiawati, Eli Rahmawati, Muhammad Bagas Adi Nugroho, Erina Khotimatun Nisa, Irma Dwi Tantrihttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/234Implementasi Pembelajaran Atletik Berbasis Teaching Games For Understansding (TGFU) Untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Padangsidimpuan2026-04-27T14:05:31+07:00Hendro Septiadi Sihombingseptiadihendro01@gmail.comHaris Fadilla Siregarsiregar@gmail.comFebby Syafita Putriputri@gmail.comWilda Agustinawildaagustina@gmail.com<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun, mengenalkan, dan mampu meperbaiki keterampilan gerak tubuh serta kebugaran jasmani siswa/siswi Sekolah Dasar. Anak-anak masih perlu pembelajaran atletik yang bersifat menyenangkan dan beragam agar mereka memiliki kekayaan gerak yang mendukung untuk penguasaan gerak selanjutnya. Maka dari itu Salah satu alternatif pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai karakteristik anak adalah pembelajaran Atletik Berbasis Teaching Games For Understanding (TGFU). Atletik merupakan program pengenalan olahraga atletik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak, dengan pendekatan belajar sambil bermain. Melalui kegiatan seperti lari, lompat, dan lempar dalam bentuk permainan, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani secara alami. Edukasi pembelajaran berbasis permainan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu meningkatkan motivasi siswa.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Implementasi, Atletik, TGFU, Kebugaran Jasmani</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hendro Septiadi Sihombing, Haris Fadilla Siregar, Febby Syafita Putri, Wilda Agustinahttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/236Peningkatan Kreativitas Tutor Bimbel Calistung dalam Menciptakan Pembelajaran Yang Menyenangkan dan Inovatif2026-05-17T20:07:08+07:00Sri Wahyuniwahyusyaffani@gmail.comSabahiyah Sabahiyahsabahiyah79@gmail.comMuhammad Hafizinmuhammadhafizin@gmail.comFaizi Anwarfizianwar@gmail.coNurhayati NurhayatiNurhayati@gmail.com<p>Pembelajaran calistung (baca, tulis, hitung) pada bimbingan belajar umumnya masih menerapkan metode konvensional. Kehadiran tutor yang kreatif menjadi faktor penting untuk mencegah kebosanan anak sekaligus mengoptimalkan pemahaman mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas tutor bimbingan belajar dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan dan inovatif. Peserta pelatihan adalah tutor bimbel Taman Belajar yang berjumlah 6 orang. Pelaksanaan pengabdian ini melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi serta evaluasi terhadap proses dan produk. Target yang diharapkan adalah peningkatan kreativitas tutor dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang berbasis belajar seraya bermain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan baik, kreativitas tutor mengalami peningkatan, dan para tutor menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Para tutor diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan kedalam praktik pembelajaran di kelas</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni, Sabahiyah, Muhammad Hafizin, Faizi Anwar, Nurhayatihttps://www.insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/235Penguatan Peran Orang Tua Dalam Mengontrol Penggunaan Gadget Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini2026-05-17T20:08:17+07:00Samsul Mujatahidinsamsulmujtahidin@nusantaraglobal.ac.idSry Anita Rachmananitasry.rachman15@gmail.comFarlina Hardiantifarlina.hardianti91@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap pola pengasuhan anak usia dini, khususnya dalam penggunaan gadget. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berpotensi menghambat perkembangan sosial emosional anak, seperti rendahnya kemampuan interaksi sosial, empati, serta regulasi emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget pada anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada orang tua melalui pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait dampak gadget serta kemampuan dalam menerapkan strategi pengawasan penggunaan gadget pada anak. Selain itu, terjadi perubahan perilaku anak yang lebih positif dalam aspek sosial emosional, seperti meningkatnya interaksi sosial dan kemampuan mengelola emosi. Dengan demikian, penguatan peran orang tua menjadi kunci dalam meminimalisir dampak negatif gadget dan mengoptimalkan perkembangan anak usia dini.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Samsul Mujatahidin, Sry Anita Rachman, Farlina Hardianti